Total Tayangan Halaman

Jumat, 17 Oktober 2014

Pengantar Kisah Para Rasul

Pengantar Kisah Rasul

Penulis: Lukas, , Lukas adalah seorang dokter (Kol 4:14), ia adalah rekan setia perjalanan misi Paulus  (Kisah Rasul), Ia meneliti dengan seksama  apa yang ia tulis (Kis 1:1-4). Lukas adalah satu-satunya penulis bukan Yahudi (gentile author) dari Alkitab. Penerima tulisan :  Theofilus; seseorang yang Lukas panggil dengan sebutan Theofilus yang mulia.

Ayat Kunci: Kisah 1:8 “ Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Outline Kisah Para Rasul:
·         Berita Injil dimulai dari Yerusalem (Kisah 1:1-6:7)
·         Berita Injil tersebar di Yudea dan Samaria (Kisah 6:8-9:31)
·         Berita Injil tersebar kepada bangsa-bangsa lain (Kisah 9:32-12:24)
·         Berita injil berkembang ke Asia (Kisah 12:25-16:5)
·         Berita Injil berkembang ke daerah Eropa (16:6-19:20)
·         Berita Injil mulai tersebar di Roma (19:21-28:30)

Inti Kisah Para Rasul: Kisah Rasul merupakan satu kesatuan yang saling terkait dengan Injil Lukas. Keduanya ditulis oleh Lukas, dan tujuan tulisannyapun sama kepada seseorang yang bernama Theofilus. Penekanan Kisah Para Rasul berbicara tentang kegerakan Injil keselamatan Yesus Kristus mulai dari Yerusalem, Yudea, Samaria hingga mencapai Roma, pusat kerajaan Romawi masa itu.
Kisah Para Rasul juga mencatat tentang perkembangan gereja mula-mula yang progresif dan dinamis. Secara gamblang Lukas mencatat hal-hal yang terjadi pada gereja, mulai dari kelahiran gereja mula-mula, perkembangannya, tantangan yang dihadapi dan progres perkembangannya. Ia juga mencatat tentang bagaimana Injil tersebar kepada bangsa-bangsa lain, dan bagaimana proses pembentukan gereja non Yahudi terbentuk dan berkembang di berbagai tempat di luar Yerusalem.

Tokoh-tokoh penting dicatat di Kisah Rasul : Petrus, Stefanus martir, Barnabas, Filipus, Saul dari Tarsus. Di akhir bagian kitab ini, Paulus menjadi figur yang cukup dominan, khususnya tentang perjalanan misinya dari kota ke kota. Petrus banyak melayani di Yerusalem, Paulus melayani di luar Yerusalem, kepada bangsa-bangsa lain. 

Antiokhia (di Aram/Provinsi Siria): Tempat ini merupakan tempat lahirnya dan mulai berkembangnya gereja non Yahudi.  Di sini para murid pertama kali disebut orang Kristen (Kis. 11:26). Agabus menubuatkan bencana kelaparan (Kis. 11:27–28). Laju perkembangan Injil di Antiokhia bagi orang-orang non Yahudi menimbulkan persoalan yang serius bagi orang percaya konservatif di Yudea. Perdebatan besar timbul di Antiokhia mengenai tradisi sunat (Kis. 14:26–28; 15:1–9).
  



Tidak ada komentar:

Posting Komentar