Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

The Unique “Logos” in The Gospel of John

I. Introduction Some of the questions raised when we read the first chapter of the Gospel of John are “Why the writer used the word Logos, which is from Greek Philosophy, to address Christ?” , “What is the meaning of Logos in the context of the readers and the writer of this Gospel?” .  There is a unique concept of Logos which made this term used by the author as the opening idea of the Gospel. Through this writing, I want to explore the uniqueness of the meaning of Logos (in the context of the readers and the writer) as the contact point of proclaiming the Gospel of Jesus Christ as the Son of God . The purpose of the author writing this Gospel recorded in John 20:31 “.. but these are written so that you may believe that Jesus is the Christ, the Son of God, and that by believing you may have life in his name” .  The purpose of the Gospel is make people know Christ, the Son of God, and believe in Him.  The aim is to win people to know Christ. The term of “Logos” becomes the point

Pemberitaan Kabar Baik

Dasar-Dasar untuk PI 1.        Apakah PI itu? ·          Kabar Baik adalah mempresentasikan Kristus dengan kuasa Roh Kudus , dengan tujuan membawa orang mengenal Yesus, sehingga melalui kuasa Roh Kudus orang tersebut menjadi percaya, bertobat dan mengikut Yesus, menjadi bagian dalam Kerajaan Allah. 2.        Mandat memberitakan Injil ·          Siapa yang memberitakan Kabar Baik? Mat 28:18-20  Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Semua orang percaya diberi tugas, mandat untuk memberitakan Injil kepada segala bangsa ( ethne , etnis): segala bangsa menjadi murid, dibaptis dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus, diajarkan segala perintah

Persiapan KTB

Nama KTB : ___________________ Komponen kegiatan KTB : 1. Pengajaran                   2. Penyembahan 3. Persekutuan                  4. Misi/penerapan Bahan                                   :  ____________________ Ayat Hafalan                      :  ____________________ Rencana Kegiatan: Sharing---Pujian/Penyembahan---Sharing---Ayat hafalan---Diskusi Firman---Kesimpulan dan Penerapan Firman –Doa Waktu: 2 jam Tujuan pembahasan bahan KTB : 1. 2. 3. Kualitas hidup yang Dibangun : 1. 2. 3. Garis Besar Prinsip FT : 1. 2. 3. Pertanyaan  penolong diskusi:  1. 2. 3. Catatan Tambahan: 1. 2. 3. Proyek Ketaatan (misi) bersama Minggu ini: Pemimpin diskusi minggu depan : Catatan Pokok Doa:

Visi dan Misi Pemuridan

By: Naomi Fortuna K (staff Perkantas DIY) 1.        Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul tentang pemuridan dalam KTB? a.         Mengapa Pemuridan? Apakah pemuridan ada dalam Alkitab? b.        Apakah ada jalan lain untuk menghasilkan murid di luar proses pemuridan? Apakah murid bisa dibentuk dengan sendirinya tanpa mentoring? c.         Bisakah seorang kakak bimbing dipercaya hal-hal penting tentang hidup kita? Bagaimana ia dapat dipercaya? Apa dasar utama kepercayaan itu? Sejauh apa batasannya? 2.        Definisi Pemuridan a.        Definisi “murid” ·    Murid berakar dari bahasa aslinya “mathetes” ( bahasa Yunani) atau “discipulus” (Latin) yang berarti seorang pembelajar yang disiplin ( a discipline learner ).  Dalam arti kata murid adalah  pengikut Kristus; orang yang percaya dan setia pada Kristus dan pengajaranNya. ·    Istilah ‘murid’ dalam alkitab ada 319x  disebut, secara khusus ada di keempat Injil dan Kisah Rasul. Di dalam perjanjian lama, nab