Total Tayangan Halaman

Jumat, 11 Maret 2011

“Barnabas” -Seorang Murid yang Memuridkan, anak penghiburan-

1. Siapa Barnabas?

Kisah 4:36-37

“Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus. Ia menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul.

· Nama aslinya “Yusuf”---diberi perubahan nama oleh rasul-rasul menjadi Barnabas artinya ”anak penghiburan”. Penghiburan (consolation) bisa berarti memberi pertolongan, memberi nasehat, pengharapan, kasih dan dorongan. Hal ini terkait dengan karunia yang ada dalam diri Barnabas yang memberi penghiburan (comfort) dalam kondisi jemaat mula-mula.

· Ia adalah seorang Lewi. (cat: Dalam PL, orang Lewi adalah orang yang dikhususkan, diserahkan kepada Tuhan untuk melayani di Bait Suci dan mengajar peraturan dan hukum TUHAN kepada umat Allah)

· Ia berasal dari Siprus. Salah satu pulau terbesar dan kaya di Mediterania (Laut tengah)

2. Karakter Barnabas, “anak penghiburan-the son of consolation

Kisah 9:26-27

Setibanya di Yerusalem Saulus mencoba menggabungkan diri kepada murid-murid, tetapi semuanya takut kepadanya, karena mereka tidak dapat percaya, bahwa ia juga seorang murid. Tetapi Barnabas menerima dia dan membawanya kepada rasul-rasul dan menceriterakan kepada mereka, bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan dan bahwa Tuhan berbicara dengan dia dan bagaimana keberaniannya mengajar di Damsyik dalam nama Yesus.


· Kondisi : Saulus ingin bergabung dengan murid-murid di Yerusalem, tetapi murid-murid menghindar, ngeri dan ketakutan kepada Saulus.

· Saulus ditolak (bukan hanya dari luar jemaat tetapi juga terancam ditolak oleh jemaat orang percaya sendiri)

· Barnabas menerima dan membawanya kepada rasul-rasul. Penerimaan dan inisiatif Barnabas membuka jalan penerimaan bagi Saulus dari jemaat mula-mula di Yerusalem.

· Aplikasi: Tidak menghakimi orang berdasarkan latar belakangnya

o Kita tidak akan pernah menduga panggilan Tuhan untuk hidup adik KTB kita dengan segala latar belakang hidupnya. Mungkin dia pernah jatuh dalam dosa-dosa yang mengerikan dan menakutkan. Salah satu inti dari pemuridan adalah bagaimana orang-orang berdosa kembali kepada Allah, dibangun & bertumbuh bersama dalam pemahaman yang benar tentang Tuhan Allah dan hidup bersaksi bagi Allah.

Kisah 11:19-22

Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja. Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan berkata-kata juga kepada orang-orang Yunani dan memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah Tuhan. Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia.


· Peristiwa ini merupakan salah satu titik dimana Injil disebarkan kepada orang non Yahudi. Setelah peristiwa pertobatan Kornelius dan pertanggungjawaban Petrus kepada jemaat di Yerusalem, murid-murid masih memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja

· Mengapa secara khusus jemaat mengirim utusan ke Antiokhia? Bukankah Injil disebarkan kepada daerah-daerah lain? Karena sejumlah besar orang Yunani (non Yahudi) menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. Pemberita Injil kepada orang-orang Yunani ini adalah orang-orang Siprus dan Kirene, bukan secara langsung dari Yerusalem.

· Siapa yang akan diutus jemaat untuk menilik kondisi jemaat baru orang2 Yunani yang baru bertobat ini? Jemaat mengutus Barnabas ke Antiokhia sebagai wakil dari jemaat Yerusalem terhadap kondisi jemaat baru di Antiokhia. Ada beberapa masalah yang mungkin muncul: bisa jadi tentang pengajaran, apakah memiliki pengajaran sama dengan di Yerusalem? Bagaimana jemaat non Yahudi ini bertumbuh kedepan ditengah kultur Yahudi yang masih terpelihara? Sebuah persoalan yang tidak mudah, dan Barnabas diminta jemaat Yerusalem untuk sebagai wakil untuk melihat kondisi jemaat baru di Antiokhia dan membawa berita tentang kondisi baru jemaat itu kembali kepada jemaat Yerusalem.

· Barnabas adalah pribadi yang ‘netral’, rendah hati (humble) dan sangat obyektif dalam menilai kondisi jemaat ini. Barnabas mewakili keterbukaan jemaat Yerusalem akan pimpinan Roh Kudus tentang pemberitaan Injil bagi bangsa-bangsa lain.

· Aplikasi : Problem solving-menjadi orang yang dapat dipercaya, bisa mengatasi masalah yang dihadapi secara dewasa rohani dengan hikmat dari Tuhan.

Kisah 11: 23-24

Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan, karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.


· Baik—penuh kebajikan, benefiting others

· Penuh Roh Kudus—karunia-karunia dan karakter, ketaatan pada Roh Kudus

· Hidup yang berpusatkan pada Kristus sebagai Tuhan

· Barnabas orang yang melihat kasih karunia Allah

o Allah lebih dari apapun, kasih karuniaNya meruntuhkan segala tembok kesombongan, perbedaan, perselisihan, pemikiran.

· Kata “kasih karunia” charis-grace = Kasih kemurahan hati Allah kepada manusia berdosa yang tidak layak menerimanya. Kasih yang tidak menuntut balasan, tanpa beroleh apa-apa dari yang dikasihinya. Freeheartedness of the Giver, that is the love of Christ. Penerimaan, kebaikan yang dianugerahkan & tidak mengharapkan pembalasan.

· Aplikasi : Apakah kita bisa melihat kasih karunia Allah bagi orang percaya siapapun dia dan apapun latar belakangnya?

Act 11:25-26

Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.


· Barnabas mengingat Paulus dan membawanya dalam pelayanannya di Antiokhia.

· Pemuridan yang dilakukan Barnabas dan Saulus

o Tinggal bersama-sama

o Mengajar banyak orang

o Menghasilkan kualitas tertentu yang disebut “Kristen”

o Menghasilkan orang-orang dengan kualitas ‘pekerja Kristus

§ Paulus kepada Timotius : 2Ti 2:2

Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi,

percayakanlah itu kepada orang-orang

yang dapat dipercayai,

yang juga cakap mengajar orang lain.

· Aplikasi :

o Apakah kita menyadari bahwa ladangNya begitu luas dan besar, sehingga membutuhkan pekerja-pekerja untuk memberitakan tentang Dia? Adakah kita mengajak adik-adik rohani kita untuk juga melayani Dia? Menjadi satu tim dengannya memberitakan Firman, serta memuridkan orang lain?

o Menurutmu mengapa KTB dibutuhkan?

3. Kesimpulan :

· Barnabas memberi tempat bagi orang-orang yang ditolak dan tertolak. Paulus, jemaat Anthiokia, Yohanes Markus adalah orang-orang yang memiliki kondisi-kondisi khusus yang berbeda dengan yang lainnya. Barnabas memberi ruang bagi mereka. Seperti batu opal yang kusam, orang-orang itu digosok, diasah dan menjadi cemerlang. Demikianlah diharapkan PKTB-PKTB di zaman ini. Yang terbuka terhadap adik-adik yang tertolak, memberi ruang perteduhan, menjadi teman bagi orang-orang yang ditinggalkan dan dibuang. Mengasahnya menjadi orang-orang Kristen yang berkualitas dan cemerlang.

Kepuh-Yogyakarta, 26 Maret 2010 - Naomi Fortuna (staff Perkantas DIY)



BATU OPAL YANG KUSAM

Seorang ahli batu-batuan memasuki toko perhiasan. Penjaga menunjukkan koleksi tokonya yang indah-indah. Ternyata, di antara permata yang berkilau itu ada sebutir batu yang kusam. "Tunggu sebentar," kata pelanggan itu. Ia mengambil batu itu dan menggenggamnya erat-erat. Setelah beberapa saat, ia membuka tangannya, dan kini batu itu berkilau begitu elok! "Ini batu opal atau ada yang menyebutnya permata simpatik," katanya. "Cukup digenggam, keindahannya pun akan memancar."

Jangan terkecoh oleh penampilan "kusam" seorang murid Kristus. Mungkin ia memerlukan "genggaman tangan": pendampingan yang konsisten dan berkesinambungan. Apabila ada saudara seiman yang gagal dalam pelayanan, ampunilah ia dan ulurkan kesempatan kedua --ARS

Renungan Harian 7-12-2009

INTAN dan PERMATA (BLP 224)

Engkau cari intankah...

untuk mahkota Yesus..

walau dikubanganpun ada intan yang permai

Intan-intan dan permata.
Yakni jiwa yang sesat.
Pergi cari lalu bawa…
untuk mahkota Yesus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar