Total Tayangan Halaman

Rabu, 27 Mei 2015

Bahan PA Kisah Rasul 20:17-38

“Jagalah dirimu
dan Jagalah seluruh kawanan”

(Kisah Rasul 20:17-38)


Tujuan PA:
·         Peserta dapat mengidentifikasi kualitas yang penting dimiliki oleh para pengurus persekutuan
·         Peserta mengerti tantangan yang dihadapi sebagai pengurus persekutuan dan bagaimana mengatasinya
·         Peserta menemukan kunci untuk menjaga kualitas hidupnya dan menjaga sesama anggota persekutuan yang lainnya

Pengantar
Miletus terletak 30 mil dari kota Efesus. Paulus meminta para pemimpin jemaat di Efesus untuk bertemu dengannya di Miletus, sebagai perpisahan terakhir karena setelah itu mereka tidak  bisa melihat Paulus lagi. Perikop yang kita PA kan ini adalah kata-kata perpisahan dari Paulus kepada pengurus jemaat Efesus. Di dalamnya kita bisa melihat bagaimana teladan kualitas pelayanan Paulus di tengah Jemaat dan hal-hal apa yang penting untuk diperhatikan para pengurus untuk menggembalakan jemaat yang Tuhan percayakan kepada mereka.  
Kata yang dipakai Paulus bagi pemimpin jemaat ini adalah “overseers”, “elders”, yang bertugas untuk menjaga kedewasaan dan pertumbuhan rohani pribadi-pribadi yang ada dalam jemaat. Tugas gembala atau pengurus  ini termasuk “menjaga, merawat, memberi makan, melindungi dan memimpin” domba-domba milik Tuhan.

Bacalah Kisah Rasul 20:17-38.

1.      OBSERVASI
a.   Siapa saja tokoh yang muncul dalam perikop tersebut?
b.   Apa yang terjadi dalam perikop tersebut?
c.    Di mana lokasinya? Kapan peristiwa tersebut terjadi?
d.   Daftarkan kata-kata apa yang berulang kali disebut dalam perikop tersebut?


2.      INTERPRETASI
a.   "You know how I lived the whole time I was with you” (Ayat 18, NIV). Paulus tinggal di tengah-tengah jemaat Efesus selama 3 tahun. Paulus banyak mencucurkan air mata dan mengalami penderitaan-pencobaan oleh orang Yahudi yang ingin membunuhnya.  Di tengah tantangan yang berat seperti itu, sebutkan minimal 5 kualitas teladan hidup yang Paulus hidupi sebagai seorang gembala ? (ayat 20-21, 26-27, 31, 33-35)

b.   Paulus tidak menghiraukan nyawanya sedikitpun dalam menunaikan tugas panggilannya (Ayat 23-24). Apa yang ia yakini menjadi garis akhir dan tugas pelayanan yang harus ia tuntaskan?

Mengapa ia tidak lari dari kesulitan yang ada ketika menjalankan tugas panggilan tersebut? (bandingkan dengan II Kor 4:7-12,14-15)

c.   “Be shepherds of the church of God, which he bought with his own blood” (Ayat 28b, NIV). Gembala memiliki tugas untuk menjaga kawanan domba dari serangan-serangan yang bisa muncul dari dalam dan luar. Sebutkan bahaya dari dalam dan dari luar yang akan dihadapi oleh jemaat Efesus kedepan (ayat 29-31)! Bagaimana hal yang sama bisa juga terjadi dalam persekutuanmu!

Diskusi dan kaitkan ayat di atas peran gembala dalam dengan Yohanes 10:11 “Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya”.

d.   Meskipun Paulus tidak akan bertemu lagi dengan jemaat Efesus, ia menyerahkan jemaat kepada Tuhan dan kepada firman kasih karunia-Nya. Apakah kuasa dari firman Tuhan dalam ayat tersebut? Bagaimana Firman Tuhan bisa menolong para pengurus Persekutuan di tengah ketidakhadiran sosok yang menggembalakan?

3.      APLIKASI
a.    Langkah-langkah apa yang ingin kamu ambil untuk menjaga dirimu dan kualitas rohanimu sebagai pengurus?
b.   Dan apa yang juga perlu kamu lakukan untuk menjaga pertumbuhan rohani kawanan domba Allah  (anggota-anggota PMK, KTB) yang Tuhan percayakan kepadamu?
c.     Bagaimana kamu dapat memperjuangkan kedua hal tersebut (menjaga dirimu dan anggota-anggota persekutuanmu) di tengah beratnya tantangan/bahaya zaman dan perkuliahan pada masa kini? Apa saja yang menjadi kunci dari perikop di atas agar kita bisa bertahan?





Tidak ada komentar:

Posting Komentar