Total Tayangan Halaman

Selasa, 04 Mei 2010

Penyelidikan Alkitab


bandingkan dengan tulisan lain tentang PA : Bible Study (Click di sini)


PA = Penyelidikan Alkitab/Pendalaman Alkitab.
Apa definisinya?
Penyelidikan Alkitab merupakan proses menggali, menyelidiki, menemukan kebenaran-kebenaran yang terdapat dalam Alkitab.
Dalam “ilustrasi tangan”(LeRoy Eims, Pemuridan Seni yang Hilang hal. 96, LLB 2002)
ada beberapa tahapan dalam memahami Alkitab, dengan tingkat kedalaman yang berbeda-beda.



Mengapa Alkitab sangat penting bagi kehidupan kita?
  • Mat.4:4 : Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
  • Maz.119:105 : Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.
  • Pengk.12:13 : Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.
  • Yos.1:8 : Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
  • 2 Tim.3:15-17 : Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
  • Ro.12:2 : Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
  • Maz.119:9-11 : Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu. Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu. Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.
  • Maz.119:98-100 : Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku. Aku kepunyaan-Mu, selamatkanlah aku, sebab aku mencari titah-titah-Mu.


Alat bantu PA:

  • Kamus atau Ensiklopedi Alkitab ® memberi penjelasan tentang makna istilah/kata, kota, doktrin yang terdapat dalam Alkitab, berdasarkan abjad (A-Z)
  • Konkordansi menemukan ayat-ayat parallel dar satu frasa/kata yang sama di berbagai bagian Alkitab
  • Peta Alkitab menunjukkan letak tempat, kota, daerah, propinsi, dalam Alkitab termasuk jarak. Beberapa disertai kondisi geografis, dan foto.
  • Tafsiran Alkitab Memberikan tafsiran, pengertian dari para ahli tentang ayat, atau hal tertentu dari Alkitab
  • Software Bible Study ex : SABDA/OLB, PC Study Bible, E-Sword, dll


Penyelidikan Alkitab secara Induktif
Istilah “induktif” menunjukkan sifat dari metoda penggalian Kitab Suci, yaitu menjadikan data-data yang diketengahkan oleh Kitab Suci sebagai titik tolak untuk menyimpulkan pesan Kitab Suci[1]. Metode induktif adalah suatu proses pemikiran dari fakta-fakta menuju kepada suatu kesimpulan. Metode ini disebut juga metode penemuan, karena mula-mula kita harus menemukan fakta-fakta yang ada, kemudian menyelidiki fakta-fakta tersebut hingga kita memahami bagian yang sedang kita pelajari serta sampai pada suatu kesimpulan logis[2]. Metode PA Induktif, merupakan metode PA yang paling aman, yang memagari kita dalam menafsirkan ayat Alkitab sesuai dengan konteks dan data-data yang ada.

PA induktif menggunakan 3 tahap dalam menelaah Alkitab:
  1. Tahap Observasi (Pengamatan)- What does the text say?
    • Who:
    • Where :
    • When :
    • What :
    • Why :
      • Alasan
      • Tujuan
    • How:
      • Keadaan atau kondisinya
      • Caranya
    • So :
      • Klimaks
      • Hasil
      • Kesimpulan
  1. Tahap Interpretasi (Penafsiran)- What does it mean?
    • Interpretasi adalah upaya menafsirkan apa yang dimaksudkan oleh teks.
    • Hati-hati dalam menafsirkan. Perhatikan konteks, kejelasan pemahaman makna intinya, gaya penulisan. Upayakan untuk tidak suyektif dan tidak menyimpang dari apa yang tertulis dan makna yang terkandung dalam Firman.
    • Gunakan alat bantu untuk meluruskan tafsiran kita[3]:
      1. Terjemahan Alkitab yang baik -- King James Version (KJV), New International Standard (NIV), English Standard Version (ESV)
      2. Kamus atau Ensiklopedia Alkitab yang baik
      3. Bible Handbook yang baik.
      4. Tafsiran Alkitab (Commentary) perkitab yang baik-- memberikan tafsiran kitab, ayat, kata.
  1. Tahap Aplikasi (Penerapan)- What does it mean to me/us?
    • Kenali (Know): pesan teks-nya, diri anda, dan dunia sekeliling anda.
    • Relasikan (Relate): dengan kehidupan anda, keluarga, gereja, pekerjaan dan komunitas anda.
    • Renungkan (Meditate): renungkan secara mendalam.
    • Lakukan (Practise): Pikirkan langkah penerapan yang konkrit dan praktis. Lakukan dengan sungguh dan tekun.
[1] Ir. Eric Sudharma M.Div, Makalah PA Induktif. Perkantas Jakarta
[2] Febyan Mirag Molle, Makalah PA Induktif RKK POUT 2003. Perkantas Jakarta
[3] Saat ini sudah banyak beredar free bible electronic seperti : SABDA-olb, e-Sword, dll yang berisi tools lengkap untuk mempelajari Alkitab mandiri

Mendengar = mendengarkan Firman
Membaca = membaca Alkitab secara sistematis.
Menyelidiki = menemukan kebenaran-kebenaran Allah yang bernilai tinggi
Menghafal Ayat = menggunakan Pedang Roh untuk mengatasi Iblis dan godaannya. Menolong kita bersaksi kepada orang lain.
Merenungkan = memikirkan makna/arti Firman Allah, dan menerapkannya dalam hidup sehari-hari. Kuasa Firman yang mengubahkan hati dan kehidupan.
“Observation is the art of seeing”
-OIA-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar